Belum banyak orang yang menengok kekayaan obat tradisional di sekitar kita, walau sebenarnya jika kita menengok pekarangan rumah, akan menjumpai tanaman yang bisa membantu mengatasi permasalahan kesehatan kita.
Satu diantaranya adalah rumput teki. Di Cina serta India, rumput yang satu ini dikenal dalam pengobatan mereka.
Kandungan Zat Umbi Rumput Teki.
Tanaman ini termasuk juga dalam familia Cyperacceae dengan nama latin Cyperus rotundus.
Bagian dari rumput teki yang bisa digunakan juga sebagai obat adalah umbinya yang memiliki kandungan :
Alkaloid.
Flavonoid.
Sineol.
Pinen.
Siperon.
Rotunal.
Siperenon.
Siperol.
- Sifat kimiawi serta efek farmakologis rumput teki yaitu rasa pedas, sedikit pahit serta manis.
Beberapa manfaat dari rumput teki yaitu :
Menormalkan siklus ha*d.
Menghilangkan rasa sakit.
Sebagai obat penenang.
Mengatasi demam.
Menyembuhkan gangguan saluran pencernaan.
Khasiat lain ada dibawah tulisan ini.
Pemakaian umbi teki sejumlah 6-8 gr, baik secara tunggal maupun dalam kombinasi dengan tanaman lain bisa mengatasi ketidakteraturan ha*d serta meringankan gejala yang timbul karena sindroma ha*d seperti rasa nyeri, pusing serta mual.
Sebagian Negara Menggunakan Rumput Teki Sebagai Obat.
Dalam penyembuhan Ayurdeva di India, terkecuali mengatasi ha*d yang tidak teratur, teki juga banyak digunakan untuk mengatasi demam serta masalah saluran pencernaan.
Oleh masyarakat Indian, umbi fresh teki diguinakan juga sebagai pilis perangsang ASI, sesaat di Vietnam dipakai untuk menghentikan pendarahan rahim.
Umbi yang diramu dengan daun pegagan serta umbi alang-alang digunakan untuk memperlancar buang air kecil.
Tepung umbi teki kerap dipakai oleh masyarakat Tripoli juga sebagai bedak dingin dengan aroma yang khas berbau menthol. Dengan bau yang khas tersebut, nyatanya juga berefek sebagai pengusir serangga serta nyamuk sampai sering dipakai juga sebagai bedak anti nyamuk.
Dalam ramuan tradisional Indonesia, teki digunakan berbentuk campuran yaitu dengan rebusan umbi teki bersama dengan rimpang jahe.
Air rebusan itu diminum untuk mengatasi nyeri ha*d, mengatasi kejang perut serta pelancar air se*i.
- Sebagian contoh resep rumput teki juga sebagai obat.
Kulit Biru Terbentur.
Caranya :
Rumput teki fresh dicuci bersih kemudian digiling, selanjutnya ditempelkan pada bagian yang sakit.
Radang Kuku.
Caranya :
Umbi rumput teki serta biji kenari ditumbuk sampai halus, lalu bungkus dengan daun.
Panaskan, lantas tempelkan di kuku yang sakit, atau segera dibalutkan.
Nyeri Lambung.
Caranya :
Bahan : 30 gr umbi teki serta 15 gr lengkuas.
Caranya :
Bahan tersebut dikeringkan lalu digiling sampai jadi bubuk.
Ambillah 3 gr, seduh dengan air panas seperlunya lalu diminum selagi hangat.
Lakukan hal ini 2 kali sehari.
Busung atau Bengkak.
Bahan : 10 gr rumput teki.
Caranya :
Bahan dicuci bersih serta digiling halus lalu seduh dengan 150 cc air panas, saring, tambahkan madu lalu diminum airnya.
Lakukan 2 kali satu hari.
Ha*d Tak Teratur.
Bahan : 10 gr rumput teki.
Caranya :
Rebus bahan dengan 400 cc air sampai tersisi 200 cc, saring serta minum airnya.
Ke**ti*an.
Bahan : 10 gr umbi rumput teki kering, 15 gr kulit delima kering.
Caranya :
Seluruhnya bahan di rebus dengan 500 cc air sampai tersisi 200 cc, lalu saring serta airnya diminum.
Memperlancar Buang Air.
Bahan : 10 gr umbi rumput teki kering, 60 gr akar alang-alang.
Caranya :
Seluruhnya bahan di rebus dengan 600 cc air hingga tersisi 300 cc, lalu saring serta airnya diminum.
Kencing Batu.
Bahan : 10 gr umbi rumput teki kering, 4 lembar daun alpukat, 30 gr keji beling serta gula aren secukupnya.
Caranya :
Rebus seluruhnya bahan dengan 600 cc air sampai tersisa 300 cc.
Saring serta minum airnya 2 kali satu hari dengan tiap-tiap minum 150 cc.
Sakit Gigi.
Bahan : 6 gr umbi rumput teki.
Caranya :
Haluskan bahan, lalu seduh dengan 200 cc air panas, tambahkan madu, kemudian minum airnya.
Home
Manfaat
MENGEJUTKAN !!Jangan Diremehkan ,Teki Rumput Liar Yang Satu Ini Mempunyai Khasiat Yang Sangat Luar Biasa Untuk Mengatasi Sakit Gigi ,Kencing Batu Hingga Nyeri Lambung ?Dan Ini Cara Membuat Ramuannya
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)

0 komentar:
Posting Komentar