Subhanallah !!Si Pahit Tanaman Brotowali Ternyata Bisa Menuntaskan Penyakit Kencing Manis,Rheumatik ,Dan Masih Banyak Yang Lain

Tumbuhan yang satu ini memanglah telah biasa digunakan sebagai obat herbal oleh beberapa masyarakat kita. Tetapi apa sih kandunagn dari brotowali itu... serta khasiatnya juga sebagai apa...? Apakah ada efek samping yang ditimbukannya...? Simak artikel tersebut yang saya kutip dari berbagai sumber :

Apa Manfaat serta Khasiat Brotowali?
Pahit namun Bermanfaat Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat yaitu batang serta daunnya. Kedua bagian tanaman tersebut biasanya di rebus dengan beberapa air serta menghasilkan cairan yang terasa sangatlah pahit atau di kelompok jamu jawa di kenal sebagai pahitan. Rasa pahit brotowali dihasilkan oleh senyawa pikroretin.

Brotowali juga memiliki kandungan alkaloid, damar lunak, pati, glikosida pikroretosid, harsa, berberin, serta palmatin. Sedang dibagian akarnya memiliki kandungan alkaloid berberin
dan kolumbin. “Brotowali bermanfaat menyembuhkan bermacam penyakit salah satunya, kencing manis (diabetes melitus), demam, radang hati (hepatitis), rematik, sciatika, sakit perut, diare, serta malaria, ”. Brotowali juga ampuh menyembuhkan luka, kudis (skabies), serta koreng. Dengan cara tradisional, tanaman ini umum dimanfaatkan untuk mengobati gatal­gatal dan menambah nafsu makan. Beberapa penjual jamu gendong biasanya meramu herba lain yang telah digunakan secara turun temurun.

Obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit dalam ataupun luar. memiliki banyak kandungan zat-zat.

bermanfaat. Kandungan alkaloid berberina berguna untuk membunuh bakteri pada luka. Zat pahit pikroretin bisa merangsang kerja urat saraf hingga alat pernafasan bekerja dengan baik serta menggiatkan pertukaran zat hingga bisa menurunkan panas. Selain juga sebagai obat, brotawali juga berperan sebagai penambah nafsu makan serta menurunkan kadar gula dalam darah. Juga sebagai obat, bratawali umum direbus
dan diminum maupun dioleskan pada kulit untuk luka luar. Penyakit­ penyakit yang bisa diobati dengan memakai bratawali ialah rheumatic arthritis, rheumatik sendi, demam, demam kuning, kencing manis, malaria, diabetes, dan penyakit luar seperti memar, kudis, serta luka.

KEGUNAAN :
1. Rheumatic arthritis, rheumatik sendi pinggul (sciatica), memar.
2. Demam, merangsang nafsu makan, demam kuning.
3. Kencing manis.

PEMAKAIAN : 10 ­ 15 gr, rebus, minum

PEMAKAIAN LUAR : Air rebusan batang brotowali digunakan untuk bersihkan koreng, kudis, luka ­luka.
CARA PEMAKAIAN :

1. Rheumatik : 1 jari batang brotowali dicuci serta potong­potong seperlunya, di rebus dengan 3 gelas air hingga jadi 1 1/2 gelas. Sesudah dingin disaring, ditambah madu secukupnya, minum. Satu hari 3 x 1/2 gelas.

2. Demam kuning (icteric) : 1 jari batang brotowali dicuci serta potong­ potong, di rebus dengan 3 gelas air hingga jadi 1 1/2 gelas. Diminum dengan madu seperlunya. Sehari 2 x 3/4 gelas.

3. Demam : 2 jari batang brotowali di rebus dengan 2 gelas air, hingga jadi 1 gelas. Sesudah dingin, diminum dengan madu secukupnya. Sehari 2x 1/2 gelas.

4. Kencing manis : 1/3 genggam daun sambiloto, 1/3 genggam daun kumis kucing, 3/4 jari ± 6 cm batang brotowali dicuci serta dipotong ­potong, di rebus dengan 3 gelas air hingga jadi 2 gelas. Diminum sesudah makan, satu hari 2 X 1 gelas.

5. Kudis (scabies) : 3 jari batang brotowali, belerang sebesar kemiri, dicuci serta ditumbuk halus, diremas dengan minyak kelapa sekedarnya. Digunakan untuk melumas kulit yang diserang kudis. Satu hari 2 x.

6. Luka : Daun brotowali ditumbuk halus, letakkan pada luka, ditukar 2 x /hari. Untuk membersihkan luka, digunakan air rebusan batang brotowali.
Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 5 Orang
Share on Google Plus

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar